Stretgi Komunikasi dalam Pembelajaran Bahasa Kedua

Dictation sebagai strategi komunikasi dalam pembelajaran bahasa kedua. Diasumsikan bahwa setiap pembelajaran bahasa memiliki tujuan peningkatan potensi individu (siswa) untuk mampu berkomunikasi dalam bahasa target (bahasa yang dipelajari).

Salah satu masalah yang dihadpi dalam pembelajaran antara lain strategi komunikasi. Dibawah ini dijelaskan beberapa pengertian strategi komunikasi menurut beberapa ahli bahasa.

1. Corder (1983) strategi komunikasi adalah suatu teknik sistematis digunakan oleh individu untuk mengekspresikan makna, ketika ia dihadapkan pada kesulitan.

2. Torane (1983) mendefinisikan sebagai berikut:

a. Strategi komunikasi adalah upaya individu secara sistematis untuk mengekspresikan makna dalam bahasa target ketika ia tidak dapat membentuk atau memilih kaidah bahasa target.

b. Strategi komunikasi adalah upaya sadar individu untuk mengkomunikasikan pikirannya ketika tata bahasa antara (interlanguage) tidak memadai untuk menyampaikan pikiran tersebut.

3. Faerch and Kaspen (1983) mendefinisikan bahwa strategi komunikasi adalah rencana sadar secara potensial untuk mengatasi masalah dalam mencapai tujuan komunikasi khusus.

Bertolak dari pandangan tersebut dapat dijelaskan persamaan dan perbedaan pandangan tentang strategi komunikasi.

Persamaan:

Ketiga pandangan diatas sama-sama mempunyai tujuan yang sama dalam strategi komunikasi. Tujuan strategi komunikasi yaitu untuk mengatasi masalah-masalah kebahasaan, dalam hal ini untuk mempelajari bahasa target.

Perbedaan:

Menurut Corder strategi komunikasi adalah suatu teknik sistematis, sedangkan menurut Faerch strategi komunikasiadalah rencana sadar ,dan menurutTorane strategi komunikasi adalah perpaduan dari kedua pandangan lain, yaitu upaya individu secara sistematis dan upaya sadar untuk mengatasi masalah kebahasaan.

Dengan demikian strategi komunikasi adalah suatu teknik secara sadar dan sistematis untuk mengekspresikan dan mengkomunikasikan makna dan pikiran untuk mengatasi masalah kebahasaan. Dengan kata lain, strategi komunikasi merupakan kemampuan individu mengendalikan penggunaan kebahasaan ketika ia berkomunikasi dalam bahasa target.

Berdasarkan fakta dilapangan, diketahui bahwa para pembelajar (siswa) bahasa kedua sering mengalami kesulitan didalam penguasaan bahasa target. Dampak dari hal tersebut antara lain siswa melakukan kesalahan dalam berkomunikasi dengan bahasa target.

Corder (1974) dalam buku Introducing Applied Linguistic membedakan tiga jenis kesalahan dalam bahasa target, yakni:

1. Lapses

Lapses adalah jenis kesalahan diakibatkan oleh penutur berganti strategi komunikasi sebelum suatu tuturan utuh dan lengkap dinyatakan. Kesalahan itu dipandang sebagai ketidaksengajaan.

2. Error

Error  dalam hal ini adalah jenis kesalahan berbahasa ditimbulkan oleh penutur melanggar aturan tata bahasa. Adapun penyebab kesalahan ini karena penutur sudah memiliki tata bahasa di dalam dirinya. Jenis kesalahan ini tidak semata-mata bersifat fisik melainkan manifestasi dari kekurangmampuan penutur dari bahasa target.

3.Mistake

Mistake adalah kesalahan diakibatkan penutur tidak tepat dalam memilih kata/ ungkapan untuk suatu situasi tertentu

Terdapat empat taksonomi keslahan yang digunakan untuk memrediksi kesalahan berbahasa, yakni:

  1. Taksonomi kategori linguistik
  2. Taksonomi kategori strategi lahir surface structure
  3. Taksonomi kategori komperatif (perbandingan)
  4. Taksonomi kategori efek komunikasi

Dulay, Burt, and Krashen (1982) Language Two, taksonomi linguisti adalah klasifikasi kesalahan berbahasa atas komponen kebahasaan dan konstituen kebahasaan.

Posted on 23 November 2012, in Tugas Kampus and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: