Desain Inovasi

A.          Desain Inovasi

–          Apa yang diinovasi?

Teknik pembelajaran

–          Siapa yang menginovasi?

Guru

–          Mengapa perlu diinovasi?

  • Agar pembelajaran lebih menarik dan tidak monoton
  • Agar siswa lebih memahami materi pembelajaran
  • Kelas 3 (tiga) menggunakan pembelajaran tematik, maka teknik cloze ini cocok untuk digunakan pada proses pembelajaran karena mencakup 3 (tiga) mata pelajaran.
  • Menurut Piaget tahapan operasional konkret (tahapan ketiga dari empat tahapan), muncul antara usia enam sampai dua belas tahun dan mempunyai ciri berupa penggunaan logika yang memadai

–          Bagaimana bentuk Inovasi?

Teknik Cloze dengan menggunakan media gambar

B.         Hambatan

Dalam mengaplikasikan teknik cloze ini, ada beberapa perilaku siswa  yang menghambat yaitu:

–          Ribut (teriak-teriak)

–          Berkelahi dengan teman

–          Kurang konsentrasi terhadap pelajaran

–          Kurang kerjasama dalam kelompok

–          Egois dalam berpendapat

–          Kurang peduli terhadap tugas

C.          Tantangan 

Beberpa hal yang menjadi tantangan dalam mengaplikasikan teknik cloze ini adalah sebagai berikut:

–          Menghadapi siswa yang berbeda-beda karakter

–          Pihak sekolah yang diobsevasi (guru kelas) kurang ramah

–          Kurang berorientasi dengan siswa.

–          Kurang komunicasi dengan pihak sekolah (guru)

D.          Apakah terjadi sesuatu di luar dugaan dan bagaimana cara mengatasinya?

–          Mata pelajaran yang di jadikan objek aplikasi inovasi di kelas pada awalnya adalah mata pelajaran Bahasa Indonesia-IPS-Bahasa Inggris, namun ada kesalahan teknis, ternyata jadwal pelajaran di SD tersebut tidak sesuai dengan mata pelajaran yang akan disampaikan. Oleh karena itu kami (observer) menyesuaikan dengan jadwal hari itu yaitu mata pelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.

–          Karena menggunakan metode diskusi dan terbagi ke dalam beberapa kelompok, Suasana di dalam kelas ketika di observasi sangatlah ribut dan sulit untuk dikendalikan, semua observer yang tadinya sudah dibagi tugas masing-masing,maka untuk mengatasi keributan itu semua observer  terjun ke lapangan untuk membimbing kelompok diskusi kelas.

E.          Kesimpulan

Teknik uji rumpang mula-mula diperkenalkan oleh Wilson Taylor (1953) dengan nama Cloze Prosedure. Tekhnik ini diilhami oleh suatu konsep dalam ilmu jiwa gestal yang dikenal dengan istilah Clozure. Konsep ini menjelaskan tentang kecenderungan manusia untuk menyempurnakan suatu pola yang tidak lengkap secara mental menjadi satu kesatuan yang utuh, kecenderungan untuk mengisi atau melengkapi sesuatu yang sesungguhnya ada namun tampak dalam keadaan yang tidak utuh, melihat bagian-bagian suatu keseluruhan.

Pengertian Tekhnik Cloze

Teknik Cloze atau teknik isian rumpang merupakan metode penangkapan pesan dari sumbernya (penulis atau pembicara), mengubah pola bahasa dengan jalan melepaskan bagian-bagiannya dan menyampaikannya kepada si penerima (pembaca atau penyimak) sehingga mereka berupaya untuk menyempurnakan kembali pola-pola keseluruhan yang menghasilkan sejumlah unit-unit kerumpangan yang dapat dipertimbangkan.

Dalam kaitannya dengan membaca, Hittlema (1979 :135) menjelaskan tekhnik isian rumpang sebagai sebuah tekhnik penghilangan kata-kata secara sistematis dari sebuah wacana dan pembaca diharapkan dapat mengisi kata-kata yang hilang tersebut dengan kata-kata yang sesuai.

F.          Hasil

  • Bentuk Teknik Cloze sebelum di inovasi

Pada awalnya teknik cloze  merupakan teknik mengisi wacana (teks) yang rumpang dengan kata-kata yang sesuai untuk melengkapi wacana tersebut.

Contoh : Pada suatu hari, Angga diajak ayah ke Pelabuhan untuk menjemput paman yang baru tiba dari Pulau Kalimantan. Angga senang karena disana ia dapat melihat(1)……………yang besar.

  • Bentuk Teknik Cloze setelah diinovasi

Bentuk inovasi dari Teknik Cloze adalah menganti titik_titik dengan kotak dan kata_kata dengan gambar (kartu atau foto yang dibelakangnya bertuliskan nama benda yanf ada di gamabar).

Contoh: Pada suatu hari, Angga diiajak ayah ke pelabuhan untuk menjemput paman yang baru tiba dari Pulau Kalimantan. Angga senang karena disana ia dapat melihat   yang besar

Bentuk Inovasi

  • Siapkan sebuah wacana
  • Siapkan gambar/kartu
  • Lembar Kerja Siswa (LKS)

Langkah-langkah :

–          Buat wacana dengan menghilangkan kata-kata tertentu misalnya kata benda.

–          Buat kartu/gambar yang sesuai dengan kata benda yang dihilangkan

–          Dibelakang kartu tuliskan nama bendanya disertai terjemahan dalam bahasa inggris

–          Buat LKS dengan pertanyaan-pertanyaan dari wacana.

Skenario Pembelajaran

Kelas                           : 3 (Tga)

Semester                      : I (satu)

Mata Pelajaran            : Bahasa Indonesia, IPS, Bahasa Inggris

Tema                           : Transportasi

Kompetensi Dasar       : Mengidentifikasi jenis-jenis kendaraan

Indikator                     : ▪ Siswa mampu mengelompokkan jenis-jenis kendaraan berdasarkan tempatnya

▪ Siswa mampu mencatat informasi yang didapat dari wacana

▪ Siswa mampu melaporkan hasil diskusi

Model Pembelajaran   : Lerning Cycle

Metode Pembelajaran : Diskusi, Demonstrasi

Langkah-langkah        :

–          Guru membagi kelas ke dalam 6 (enam) kelompok

–          Guru memberi wacana kepada tiap kelompok

–          Guru memberi gambar/kartu kepada tiap kelompok

–          Guru memberi LKS kepada tiap kelompok

–          Guru memberi petunjuk pengerjaan LKS dan siswa mengerjakan dengan kelompoknya

–          Guru memantau jalannya diskusi

–          Guru memanggil perwakilan dari tiap kelompok untuk melaporkan hasil diskusi

–          Guru membahas dan memberikan tanggapan serta meluruskan terhadap LKS yang dikerjakan tiap kelompok

–          Guru bersama-sama dengan siswa menyimpulkan hasil diskusi

Keuntungan

  • Siswa dapat mengelompokkan kendaraan berdasarkan jenis kendaraan yang ada di darat, laut, dan udara.
  • Siswa dapat belajar sambil bermain (belajar yang menyenangkan)
  • Siswa lebih antusias dalam mengisi wacana yang rumpang
  • Siswa dapat belajar dengan 3 (tiga) pelajaran sekaligus dengan cara yang mudah.

G.          Lampiran

  1. Wacana
  2. Lembar evaluasi

 

Wacana

MENJEMPUT PAMAN

Pada suatu hari, Angga diiajak ayah ke pelabuhan untuk menjemput paman yang baru tiba dari Pulau Kalimantan. Angga senang karena disana ia dapat melihat   yang besar.

Setelah pamit pada ibu, mereka pun berangkat dengan naik   yang sudah menunggu di depan rumah. Angga duduk di samping Pak Kusir dan ayah duduk di belakang tersenyum melihat Angga.

Tidak berapa lama, mereka tiba di terminal. Mereka naik   yang menuju ke pelabuhan. Sebelum naik bus, Angga mendengar suara yang bising dari arah atas. Ia pun melihat di atas ada      yang sedang mengudara. Ditengah perjalanan bis berhenti di palang pintu kereta, ada    yang melintas. Angga menghintung jumlah gerbongnya, ada 9 gerbong.

Akhirnya mereka pun tiba di pelabuhan, tenyata Pamannya sudah menunggu dari tadi dan akhirnya kami pulang bersama-sama dengan naik bis. Tiba dirumah mereka dsambut oleh ibu yang sudah menyediakan makan malam.

 

Lembar Evaluasi

  1. Sebutkan kendaraan-kendaraan yang ada di wacana …. ?
  2. Kelompokkan kendaraan-kendaraan tersebut menurut jenis kendaraan yang ada di darat, laut, dan udara …. ?
  3. Jika kita mau pergi ke luar kota dengan menggunakan pesawat terbang, kita harus pergi ke …. ?
  4. Jika kita mau pergi ke luar kota dengan menggunakan bis, kita harus pergi ke …. ?
  5. Jika kita mau pergi ke luar kota dengan menggunakan kereta api, kita harus pergi ke …. ?
  6. Jika kita mau pergi ke luar kota dengan menggunakan kapal laut, kita harus pergi ke …. ?
  7. Jodohkan antara kendaraan dengan pengemudinya !
    1. Pesawat terbang                      1. Nakhoda
    2. Kereta api                                   2. Kusir
    3. Delman                                        3. Tukang Becak
    4. Kapal laut                                    4. Supir
    5. Bis                                                  5. Pilot
    6. Becak                                            6. Masinis
    7. Terjemahkan kendaraan-kendaraan tersebut dalam Bahasa Inggris !
      1.  Pesawat terbang                     1. Nakhoda
      2. Kereta api                                   2. Kusir
      3. Delman                                        3. Tukang Becak
      4. Kapal laut                                    4. Supir
      5. Bis                                                  5. Pilot
      6. Becak                                            6. Masinis

 

Posted on 16 Oktober 2012, in Tugas Kampus and tagged , , . Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. great inovation…^^

    tapi aku mau nanya apa dalam cloze technique sebelum kita menghilangkan kata, kita memberikan wacana utuh tersebut kepada siswa atau tanpa memberikan wacana tersebut terlebih dahulu ????

    thanks

    • tidak, karena dalam tekhnik cloze yang saya suguhkan kalimat yang rumpang itu dapat d isi dengan sebuah gambar yang mengacu pada sebuah kalimat dalam wacana tersebut. untuk tekhnik cloze pada umumnya, biasanya tidak disuguhkan cerita secara utuh.

      • terima kasih jawabannya… ^^
        tapi aku ada pertanyaan lain,, jenis bacaan ap yang cocok digunakan dalam cloze teknik ini???? ap jenis bacaan narative atau lainnya

      • teknik cloze ini cocok digunakan untuk jenis teks naratif maupun deskriptif. bisa saja digunakan untuk semua jenis teks asal kita pintar dalam penempatan kata yang akan dihilangkan dalam teks itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: